TAMPAKSIRING – Memperingati momentum bersejarah ganda, SMK Negeri 1 Tampaksiring menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 sekaligus Hari Jadi Ke-68 Provinsi Bali pada Jumat, 14 Agustus 2026. Berlangsung khidmat di lapangan sekolah, upacara ini diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan, para Wakil Kepala Sekolah, dewan guru, staf, hingga seluruh calon peserta didik baru.
Upacara dibuka dengan amanat inspiratif dari Kepala SMK Negeri 1 Tampaksiring, Bapak I Wayan Suarsa Dharmana, S.Pd., M.Pd. Beliau mengajak seluruh peserta upacara menoleh ke belakang, merefleksikan ribuan tahun lalu saat bentang alam Pulau Bali terbentuk dari aktivitas vulkanik dahsyat hingga menjadi pulau yang indah dan subur seperti saat ini. Pemahaman geologis ini dihadirkan bukan sekadar wawasan sejarah, melainkan untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) yang mendalam terhadap tanah kelahiran.
Menghidupkan Tri Hita Karana Lewat Dasadarma Pramuka
Kesadaran akan alam Bali sebagai warisan agung diterjemahkan ke dalam aksi konkret pelestarian lingkungan sekolah yang berpedoman pada nilai-nilai Dasadarma Pramuka serta filosofi luhur Tri Hita Karana. Bapak Kepala Sekolah menegaskan bahwa keharmonisan alam menuntut tanggung jawab penuh dari warganya, mengingat pengabaian terhadap bagian kecil dari ekosistem dapat merusak sistem penopang kehidupan secara menyeluruh.
Dalam arahannya terkait ancaman polusi lingkungan, beliau memberikan seruan tegas:
“Jangan biarkan Bali menjadi pulau sampah.”
Pesan tersebut menjadi instruksi langsung bagi seluruh warga sekolah untuk memulai tanggung jawab kebersihan dan pengelolaan sampah dari lingkup terkecil di satuan pendidikan.
Penguatan Karakter, Disiplin, dan Kenyamanan Belajar
Selain kepedulian ekologis, upacara ini menekankan pembentukan integritas dan karakter peserta didik melalui ketepatan waktu serta tata tertib sekolah. Untuk mendukung terciptanya ekosistem belajar yang kondusif, sekolah terus meningkatkan kualitas sarana prasarana, termasuk perbaikan fasilitas sanitasi dan toilet demi kenyamanan bersama.
Melalui lingkungan yang bersih, tertib, dan harmonis, para siswa dipacu untuk terus mengukir prestasi terbaik sembari mengamalkan esensi sejati kepanduan: mencintai alam dan mengasihi sesama manusia. Upacara peringatan ini meneguhkan komitmen SMK Negeri 1 Tampaksiring untuk mencetak generasi berkarakter unggul yang siap menjaga kelestarian alam serta marwah Pulau Dewata.

